Sejumlah Perasaan Kuat Kucing yang Tidak Dimiliki Binatang Lain

Sejumlah Perasaan Kuat Kucing yang Tidak Dimiliki Binatang Lain

Sejumlah Perasaan Kuat Kucing yang Tidak Dimiliki Binatang LainSetiap orang tua kucing pasti tahu satu hal: agar mandiri, anak-anak kucing wajib dibiarkan hidup sendirian. Pembiaran ini membuat perasaan kuat kucing terus terasah. Terutama pada waktu selesai proses penyapihan. Berbeda dengan manusia. Saat bayi baru disapih, segala kebutuhannya masih ditanggung orang tua hingga dirasa cukup dewasa. Hal ini membuat jiwa empati kucing terhadap sesuatu bertambah kuat.

Oleh karena itu, mereka mudah sekali beradaptasi dengan manusia. Khususnya untuk anak-anak kucing yang baru saja disapih. Setelah itu, praktis setiap kebutuhan pribadi anak kucing tidak ada yang menanggung lagi. Bukan hanya makanan, tetapi kasih sayang orang tuanya. Soalnya orang tua mereka sibuk pacaran lagi. Pada momen inilah seseorang yang mengadopsi anak kucing kemungkinan akrabnya amat besar.

Banyak yang masih menyangka kalau umur kucing itu pendek. Tidak 100% benar. Tingkat kematian kucing memang lebih besar ketika perasaannya mudah terganggu. Kucing yang pernah mengalami trauma di masa lalu masuk urutan pertama jenis kucing yang gampang mati. Sama seperti manusia, kucing pun bisa depresi kalau sering mengalami stres berat dan akut.

Rutin menjaga mood kucing, memberi nutrisi, dan mengajak bermain berpotensi bisa bikin hidupnya lebih lama. Saat sudah terlalu dekat dengan tuannya, ia pasti akan lebih sering mencari perhatian. Misalnya dengan memanipulasi suara biar terkesan memelas atau minta dipuji. Cara ini cukup efektif membuat tuannya berempati dan menuruti kemauannya.

Semakin dewasa, perasaan kucing juga semakin kuat. Tak terbatas dari bagaimana ia berinteraksi dengan sesama dan juga tuannya. Tetapi juga mulai memahami cara berbicara dengan alam seiring ia tumbuh. Mungkin ini bagian dari keajaiban yang dimiliki oleh para kucing dewasa di dunia. Lewat kaki kecilnya, ia bisa mendeteksi adanya getaran gempa bumi sekecil apa pun. Luar biasa, kan?

Kucing juga bisa membedakan mana yang berbahaya dan mana yang bukan. Mana yang mengancam dan mana yang akrab dengannya. Perasaan kuat itu bisa dikenali dari keempat kakinya yang mungil. Saat ia mendeteksi gerakan berbahaya, kuku-kukunya yang tajam pasti keluar. Tapi pada waktu tidak ada ancaman, kuku-kukunya disembunyikan di sela-sela bulu.

Kukunya tidak akan keluar meskipun seseorang membelai kakinya. Suasana hati kucing senantiasa berubah-ubah sesuai kondisi. Mereka mampu menafsirkan perintah manusia berdasarkan pengenalan isyarat. Asalkan bahasa isyarat terus dilakukan berulang-ulang, secara otomatis mereka akan terlatih. Jadi, cara melatih kucing sebenarnya sangat sederhana. Tidak harus pakai cara khusus. Lalu bagaimana?

Pahami perasaan mereka, maka mereka pun akan balik memahami. Hanya proses dari kesetiakawananlah yang membuat mereka mudah memahami. Berbeda dengan cara-cara yang membuat mereka takut. Bukannya terlatih, justru bisa jadi mereka akan menerkam pelatihnya. Untuk itulah, kalau ingin belajar memahami perasaan orang lain, bisa dimulai dari latihan saling pengertian bersama kucing.

Read Another Post :